Kalau dilihat dari pertanyaannya, pasti bikin bingung orang yang mau jawab dan ada juga yang menganggap itu pertanyaan konyol. karena jamu itu kan bentuk produk pengobatan, sedangkan ekstrak itu bahan baku pembuat jamu dan produk kesehatan lainnya.
Memang betul seperti itu adanya kalau kita menjawab pertanyaan tersebut, dimana ekstrak adalah bahan baku yang terbuat dari sari tumbuhan atau sari hewani yang dikentalkan ( dimurnikan ) dalam bentuk ekstrak cair kental yang disebut dengan elixir atau dalam bentuk bubuk kering yang secara umum disebut sebagai ekstrak.

sedangkan jamu merupakan bentuk pengobatan tradisional yang diperoleh dari pengalaman turun temurun yang merupakan formulasi empiris. jika sistem empiris yang digunakan dapat dibuktikan secara ilmiah melalui penelitian laboratorium. maka sudah tidak bisa disebut dengan jamu, melainkan sudah menjadi produk herbal.
jamu sendiri tidak terbatas kepada produk yang berasal dari sari tanaman dan sari hewani, melainkan juga sistem pengobatan yang menyentuh unsur paranormal ( pemberian air, jejampian ) dan juga jamu bisa dikolaborasikan dengan produk obat resep yang disebut dengan jamu racikan. hal ini merupakan jawaban atas kegelisahan masyarakat akan solusi kesehatan yang praktis dan ekonomis.
jadi kalau ingin memperoleh jawaban atas pertanyaan perbedaan ekstrak dengan jamu. pasti mudah kita menjawabnya. tapi yang sering salah kaprah adalah saat masyarakat menilai jamu itu pasti ekstrak. nah... itu yang harus diliruskan.
untuk pemesanan, silahkan hubungi ;
SMS 085-743-552-467
WA 082-325-233-978
pin BB 75A7BF9B
untuk pemesanan, silahkan hubungi ;
SMS 085-743-552-467
WA 082-325-233-978
pin BB 75A7BF9B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar